Loading ...

Komplek Candi Arjuna

๐Ÿ›๏ธ Kompleks Candi Arjuna Dieng: Warisan di Atas Awan

Kompleks Candi Arjuna adalah sekelompok candi Hindu kuno yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, yang menjadikannya sebagai salah satu situs bersejarah tertua di Jawa Tengah, bahkan di Pulau Jawa.

๐Ÿ“œ Sejarah dan Latar Belakang

  • Usia: Diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi (sekitar 750 – 800 Masehi).
  • Pendiri: Diduga dibangun pada masa Dinasti Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno.
  • Corak Agama: Bercorak Hindu beraliran Syaiwa (pemuja Dewa Siwa).
  • Bukti Tertua: Penemuan sebuah prasasti berangka tahun 809 Masehi di kawasan ini menunjukkan bahwa wilayah Dieng sudah menjadi pusat kegiatan religius pada awal abad ke-9.
  • Penemuan Kembali: Kompleks candi ini ditemukan kembali oleh tentara Belanda, Theodorf Van Elf, pada abad ke-19.
  • Penamaan: Candi-candi di Dieng secara umum dinamai berdasarkan tokoh-tokoh dalam epos Hindu Mahabharata, meskipun tidak ada kaitan langsung antara fungsi candi dengan nama tokoh pewayangan tersebut.

๐Ÿ›•Bangunan Candi dalam Kompleks

Kompleks Candi Arjuna merupakan kelompok candi yang paling utuh dan terdiri dari lima candi utama yang berderet dari Utara ke Selatan, serta satu candi perwara yang berhadapan.

Nama CandiDeskripsi Singkat
Candi ArjunaCandi utama dan diperkirakan yang tertua. Didedikasikan untuk Dewa Siwa. Berada di ujung utara deretan.
Candi SemarCandi perwara (pendamping/pelengkap) dari Candi Arjuna. Berbentuk unik, lebih menyerupai rumah tradisional Jawa, dan terletak berhadapan dengan Candi Arjuna. Konon berfungsi untuk menyimpan perlengkapan upacara.
Candi SrikandiDindingnya menampilkan relief Dewa Wisnu, Brahma, dan Siwa.
Candi PuntadewaMemiliki bentuk tubuh yang ramping dan relatif lebih tinggi dari candi lain di kelompok ini.
Candi SembadraDiduga dibangun paling akhir dan arsitekturnya sudah menunjukkan pengaruh kebudayaan lokal Jawa yang kuat.

๐Ÿ“ Lokasi dan Fungsi

  • Lokasi: Secara administratif, terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
  • Ketinggian: Berada di Dataran Tinggi Dieng, pada ketinggian sekitar 2.093 meter di atas permukaan laut (mdpl).
  • Fungsi Utama: Sebagai tempat pemujaan bagi umat Hindu dan pusat peribadatan/upacara keagamaan pada masa Mataram Kuno.
  • Fungsi Modern: Selain sebagai situs sejarah, kompleks ini juga menjadi lokasi penyelenggaraan Dieng Culture Festival dan ritual Ruwatan Rambut Gimbal tahunan.

โœจ Daya Tarik Utama

  • Arsitektur Kuno: Menampilkan gaya arsitektur Mataram Kuno yang unik, dengan beberapa bagian masih kental dengan pengaruh India (Candi Arjuna).
  • Keindahan Alam: Lokasinya berada di tengah padang rumput yang luas dan sering diselimuti kabut, menjadikannya latar belakang yang sangat indah, terutama saat matahari terbit (Sunrise). dan Embun Es pada saat Puncak Musim Kemarau
  • Kawasan Terpadu: Dengan satu tiket masuk, pengunjung biasanya dapat menjelajahi area Kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang, dan Museum Kailasa (tergantung kebijakan pengelola tiket).

๐Ÿ’ต Harga Tiket Masuk Komplek Candi Arjuna

harga tiket masuk Komplek candi Arjuna sekitar Rp. 30.000 dan sudah termasuk tiket terusan area Kawah Sikidang

untuk Trip Jeep, kompleks candi Arjuna tergabung dalam Detail Paket Tour Zona 1

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dieng Hari Ini

Kami percaya, berwisata ke Dieng haruslah mudah, nyaman, dan tak terlupakan. Bergabunglah dengan kami, dan rasakan Dieng bukan sebagai turis, tetapi sebagai petualang sejati!

ยฉ 2025 Created with dienghariini.com